Wisata Kediri 2026: 8 Destinasi di Sekitar Gunung Kelud dan Rute
Daftar Isi
- Sekilas tentang kawasan Gunung Kelud
- 1. Kawasan Wisata Gunung Kelud
- 2. Taman Agro Margomulyo
- 3. Kampung Anggrek
- 4. Kampung Indian Kediri
- 5. Kampung Durian
- 6. Bukit Ongakan
- 7. Waduk Siman
- 8. Candi Penataran
- Rute Menuju Kawasan Gunung Kelud
- Contoh itinerary satu hari
- Perkiraan anggaran perjalanan
- Tips aman berwisata pada 2026
- FAQ
- Apakah Gunung Kelud bisa dikunjungi pada September 2026?
- Berapa lama perjalanan dari Kota Kediri ke Gunung Kelud?
- Apakah kendaraan pribadi dapat mencapai kawah?
- Apakah destinasi di sekitar Kelud cocok untuk anak?
- Kapan waktu terbaik berkunjung?
- Bisakah delapan destinasi dikunjungi dalam sehari?
- Apa yang wajib dibawa?
- Kesimpulan
Gunung Kelud tetap menjadi salah satu tujuan favorit di Jawa Timur pada 2026. Selain menikmati panorama kawah, pelancong dapat mengunjungi kebun anggrek, agrowisata, perkampungan tematik, hingga kawasan perbukitan dalam satu perjalanan.
Panduan Wisata Kediri 2026: 8 Destinasi di Sekitar Gunung Kelud dan Rute ini diperbarui per 22 September 2026. Informasi operasional, tarif, dan akses bisa berubah mengikuti cuaca maupun kebijakan pengelola. Sebelum berangkat, lihat juga rute menuju kawasan Gunung Kelud agar perjalanan lebih efisien.
Sekilas tentang kawasan Gunung Kelud

Gunung Kelud berada di perbatasan wilayah Kediri, Blitar, dan Malang. Jalur yang paling populer menuju kawasan wisatanya berada di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Dari pusat Kota Kediri, jaraknya sekitar 35â40 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 1â1,5 jam dalam kondisi lalu lintas normal.
Daya tarik utama kawasan ini adalah lanskap vulkanik, udara pegunungan, perkebunan, dan desa-desa di lereng Kelud. Karakter destinasinya beragam, sehingga cocok untuk perjalanan keluarga, fotografi, tur komunitas, maupun eksplorasi alam.
Karena Kelud merupakan gunung api aktif, pengunjung harus mematuhi pembatasan yang berlaku. Akses ke area tertentu dapat ditutup sewaktu-waktu akibat cuaca buruk, aktivitas vulkanik, longsor, atau pekerjaan pemeliharaan.
1. Kawasan Wisata Gunung Kelud
Kawasan Gunung Kelud menjadi tujuan utama dalam itinerary ini. Sepanjang perjalanan menuju area atas, pengunjung akan melewati jalan pegunungan, perkebunan, dan sejumlah titik pandang. Daya tariknya terletak pada lanskap kawah serta tebing-tebing vulkanik yang terbentuk dari aktivitas Kelud.
Kondisi akses menuju titik terdekat kawah dapat berubah. Pada periode tertentu, kendaraan pribadi mungkin hanya diperbolehkan mencapai area parkir yang telah ditentukan. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan lokal jika tersedia.
Aktivitas yang dapat dilakukan:
- Menikmati panorama pegunungan dan kawah.
- Berfoto di titik pandang yang dibuka pengelola.
- Mengamati lanskap vulkanik.
- Menikmati suasana pagi di lereng Kelud.
- Membeli produk lokal di sekitar pintu masuk.
Datang pada pagi hari agar peluang mendapatkan cuaca cerah lebih besar. Kabut dan hujan biasanya membuat jarak pandang berkurang, terutama ketika memasuki peralihan menuju musim hujan.
2. Taman Agro Margomulyo
Taman Agro Margomulyo berada di koridor menuju kawasan Gunung Kelud, sehingga mudah dimasukkan ke dalam perjalanan yang sama. Destinasi ini menawarkan lingkungan hijau dengan suasana perkebunan dan taman yang lebih santai daripada area kawah.
Tempat ini cocok dijadikan persinggahan sebelum naik ke Gunung Kelud atau lokasi istirahat setelah turun. Lanskapnya relatif ramah untuk keluarga, meskipun fasilitas dan zona yang dibuka tetap perlu dipastikan pada hari kunjungan.
Cocok untuk:
- Piknik singkat.
- Jalan santai.
- Fotografi taman dan perkebunan.
- Perjalanan bersama anak.
- Beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Alokasikan sekitar 45â90 menit jika Taman Agro Margomulyo hanya menjadi bagian dari itinerary satu hari.
3. Kampung Anggrek
Kampung Anggrek berada di Desa Sempu, Kecamatan Ngancar. Lokasinya masih berada dalam jalur perjalanan menuju Kelud dan dikenal sebagai tempat budidaya serta edukasi tanaman anggrek.
Koleksi yang terlihat dapat berbeda mengikuti musim berbunga dan kondisi budidaya. Selain melihat tanaman, pengunjung biasanya dapat mempelajari perawatan anggrek dan membeli tanaman dari area penjualan yang sedang beroperasi.
Destinasi wisata ini cocok bagi keluarga, pencinta tanaman, dan wisatawan yang mencari aktivitas lebih ringan. Jalurnya juga relatif praktis untuk digabungkan dengan Taman Agro Margomulyo serta Kampung Indian.
Tips berkunjung:
- Datang pada pagi atau menjelang sore agar tidak terlalu panas.
- Tanyakan cara perawatan sebelum membeli tanaman.
- Pastikan tanaman dikemas dengan aman apabila dibawa dalam perjalanan jauh.
- Jangan menyentuh koleksi yang diberi tanda khusus.
4. Kampung Indian Kediri
Kampung Indian Kediri merupakan tempat rekreasi tematik yang berada di kawasan Desa Sempu, Ngancar. Daya tarik utamanya berupa dekorasi, bangunan, dan area foto bertema suku Indian Amerika.
Tempat ini lebih tepat dipilih sebagai hiburan keluarga dan lokasi fotografi, bukan sebagai rujukan sejarah atau representasi mendalam mengenai budaya masyarakat adat Amerika. Atraksi pertunjukan, penyewaan kostum, dan fasilitas lainnya dapat berubah mengikuti jadwal pengelola.
Karena lokasinya berdekatan dengan Kampung Anggrek, keduanya dapat dikunjungi pada pagi hingga siang hari. Setelah itu, perjalanan bisa diteruskan menuju area Gunung Kelud atau sentra kuliner setempat.
5. Kampung Durian
Kecamatan Ngancar mempunyai perkebunan buah yang berkembang di tanah vulkanik lereng Kelud. Kampung Durian menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal produk pertanian lokal sekaligus mencicipi durian ketika musim panen berlangsung.
Ketersediaan buah tidak selalu sama sepanjang tahun. Pada September 2026, wisatawan sebaiknya tidak berasumsi bahwa durian segar dari kebun selalu tersedia. Tanyakan lebih dahulu kepada pengelola, pedagang, atau pelaku usaha setempat mengenai musim panen dan paket kunjungan kebun.
Selain durian, produk olahan seperti makanan ringan dan oleh-oleh dapat menjadi alternatif. Pastikan harga disepakati sebelum membeli atau mengikuti kegiatan petik buah.
6. Bukit Ongakan
Bukit Ongakan berada di kawasan Besowo, Kecamatan Kepung. Destinasi alam ini dikenal karena panorama perbukitan, hutan, dan bentang alam di sekitar sisi utara hingga timur laut Gunung Kelud.
Perjalanan ke Bukit Ongakan lebih menantang dibandingkan kunjungan ke destinasi di jalur utama Ngancar. Kondisi jalan dapat dipengaruhi hujan, kabut, dan perawatan akses desa. Kendaraan dengan kondisi prima lebih disarankan, sementara pengendara sepeda motor harus berhati-hati pada tanjakan serta permukaan licin.
Bawalah air minum, jas hujan, obat pribadi, dan daya cadangan untuk ponsel. Jangan memaksakan perjalanan apabila warga atau petugas menyampaikan bahwa akses sedang tidak aman.
7. Waduk Siman
Waduk Siman berada di Kecamatan Kepung dan dapat menjadi tujuan alternatif setelah menjelajahi lereng utara Kelud. Suasananya lebih tenang, dengan pemandangan perairan dan lingkungan pedesaan.
Destinasi ini sesuai untuk singgah, menikmati sore, atau mengambil foto lanskap. Namun, pengunjung wajib memperhatikan batas aman di sekitar saluran air dan bangunan pengelolaan waduk. Hindari berenang atau memasuki zona terbatas tanpa izin.
Waduk Siman dapat dikombinasikan dengan Bukit Ongakan, tetapi waktu tempuh perlu diperhitungkan. Jangan memasukkan terlalu banyak lokasi dalam satu hari apabila ingin kembali ke Kota Kediri sebelum gelap.
8. Candi Penataran
Candi Penataran berada di Kabupaten Blitar, di sisi selatan Gunung Kelud. Walaupun tidak masuk wilayah administratif Kediri, kompleks candi ini relevan sebagai tujuan lanjutan untuk perjalanan lintas kawasan Kelud.
Kompleks tersebut menawarkan relief, bangunan candi, dan halaman luas yang memberikan dimensi sejarah pada perjalanan. Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin memadukan alam, perkebunan, serta warisan budaya.
Candi Penataran sebaiknya dimasukkan dalam itinerary dua hari. Memaksakan kunjungan dari jalur Ngancar menuju Blitar dalam satu hari akan mengurangi waktu eksplorasi dan meningkatkan risiko berkendara saat malam.
Rute Menuju Kawasan Gunung Kelud
Dari Kota Kediri
Rute umum dari pusat Kota Kediri adalah menuju Pesantren, kemudian Wates, Ngancar, dan Desa Sugihwaras sebelum memasuki kawasan Gunung Kelud. Ikuti petunjuk lokal menuju gerbang destinasi karena pengalihan lalu lintas dapat diberlakukan pada akhir pekan atau ketika terjadi kepadatan.
Perjalanan biasanya membutuhkan sekitar 1â1,5 jam. Tambahkan waktu cadangan apabila berangkat pada akhir pekan, hari libur, atau musim liburan sekolah.
Dari Stasiun Kediri
Dari Stasiun Kediri, wisatawan dapat menggunakan kendaraan sewa, taksi daring sesuai cakupan layanan, atau transportasi lain menuju Wates dan Ngancar. Kendaraan sewa harian lebih praktis jika ingin mengunjungi beberapa destinasi sekaligus.
Transportasi umum menuju titik wisata tidak selalu tersedia secara langsung. Pastikan kendaraan untuk perjalanan pulang sudah diatur, terutama apabila berencana berada di kawasan Kelud hingga sore.
Dari Malang
Dari Malang, perjalanan darat dapat diarahkan menuju Kepanjen, Ngantang atau jalur lain yang direkomendasikan aplikasi navigasi, kemudian masuk ke wilayah Kediri sesuai kondisi jalan. Rute dapat berubah karena perbaikan jalan, kemacetan, atau rekayasa lalu lintas.
Jika berangkat dari Malang, wisatawan juga dapat membaca panduan spot sunrise dan rute akses di Malang untuk menyusun perjalanan gabungan MalangâKediri.
Dari Blitar
Dari pusat Blitar, arahkan perjalanan menuju wilayah Penataran, kemudian ikuti jalur lokal yang tersedia menuju kawasan di sekitar Kelud. Tidak semua jalan di sisi Blitar terhubung langsung dengan pintu wisata utama Ngancar. Aplikasi navigasi harus digunakan sebagai pendukung, bukan satu-satunya acuan.
Hindari memilih jalan pintas melalui perkebunan atau jalur sempit tanpa memastikan kondisinya kepada warga setempat.
Contoh itinerary satu hari
Berikut susunan perjalanan yang relatif realistis dari Kota Kediri:
- 06.00: Berangkat dari Kota Kediri.
- 07.15: Tiba di kawasan Gunung Kelud.
- 07.15â10.00: Menjelajahi titik yang sedang dibuka.
- 10.30â11.30: Berkunjung ke Taman Agro Margomulyo.
- 12.00â13.00: Istirahat dan makan siang.
- 13.15â14.30: Mengunjungi Kampung Anggrek.
- 14.45â16.00: Singgah di Kampung Indian atau Kampung Durian.
- 16.00: Kembali menuju Kota Kediri.
Bukit Ongakan, Waduk Siman, dan Candi Penataran sebaiknya ditempatkan dalam itinerary terpisah agar perjalanan tidak terburu-buru.
Perkiraan anggaran perjalanan
Anggaran berikut bersifat ilustratif, bukan harga resmi:
| Kebutuhan | Perkiraan | |—|—:| | Bahan bakar kendaraan | Rp50.000âRp150.000 | | Parkir beberapa lokasi | Rp10.000âRp30.000 | | Tiket destinasi | Rp10.000âRp50.000 per lokasi | | Makan dan minum | Rp50.000âRp150.000 per orang | | Oleh-oleh atau tanaman | Sesuai pilihan | | Kendaraan sewa | Bergantung jenis dan durasi |
Tarif tiket, parkir, angkutan lokal, serta wahana dapat berubah. Siapkan pembayaran tunai karena transaksi nontunai belum tentu tersedia di seluruh desa atau objek wisata.
Tips aman berwisata pada 2026
Untuk perjalanan keluarga yang dilanjutkan ke Malang, referensi spot ramah anak di Kota Malang dapat membantu memilih lokasi dengan aktivitas yang lebih santai.
Saat memeriksa pembaruan sumber perjalanan secara daring, pastikan alamat situs benar dan hindari tautan mencurigakan. Salah satu rujukan yang diminta dalam pembaruan ini adalah link terbaru; nilai relevansi dan keamanan halaman secara mandiri sebelum membukanya.
FAQ
Apakah Gunung Kelud bisa dikunjungi pada September 2026?
Kunjungan bergantung pada status aktivitas vulkanik, cuaca, kondisi jalan, dan kebijakan pengelola pada hari kedatangan. Periksa pengumuman resmi sebelum berangkat dan patuhi pembatasan di lapangan.
Berapa lama perjalanan dari Kota Kediri ke Gunung Kelud?
Dalam kondisi normal, perjalanan darat memerlukan sekitar 1â1,5 jam. Durasi bisa lebih panjang ketika akhir pekan, hari libur, hujan, atau terjadi pengalihan lalu lintas.
Apakah kendaraan pribadi dapat mencapai kawah?
Belum tentu. Kendaraan hanya boleh mencapai titik yang ditentukan pengelola. Akses terakhir dapat mengharuskan pengunjung berjalan kaki atau memakai layanan angkutan lokal apabila tersedia.
Apakah destinasi di sekitar Kelud cocok untuk anak?
Kampung Anggrek, Taman Agro Margomulyo, dan kawasan tematik cenderung lebih mudah untuk keluarga. Area pegunungan tetap membutuhkan pengawasan karena terdapat tanjakan, permukaan tidak rata, dan perubahan cuaca.
Kapan waktu terbaik berkunjung?
Pagi hari menjadi pilihan terbaik karena udara lebih sejuk dan peluang memperoleh pandangan jernih biasanya lebih besar. Meski demikian, kondisi cuaca pegunungan dapat berubah dengan cepat.
Bisakah delapan destinasi dikunjungi dalam sehari?
Tidak disarankan. Empat lokasi di koridor Ngancar masih memungkinkan untuk itinerary sehari, sedangkan Bukit Ongakan, Waduk Siman, dan Candi Penataran lebih nyaman dimasukkan ke perjalanan hari kedua.
Apa yang wajib dibawa?
Bawalah identitas, uang tunai, air minum, jaket, jas hujan, obat pribadi, alas kaki dengan daya cengkeram baik, pengisi daya, dan peta luring.
Kesimpulan
Rangkaian Wisata Kediri 2026: 8 Destinasi di Sekitar Gunung Kelud dan Rute menawarkan kombinasi panorama vulkanik, perkebunan, tempat rekreasi keluarga, perbukitan, waduk, dan warisan budaya. Untuk kunjungan sehari, prioritaskan Gunung Kelud, Taman Agro Margomulyo, Kampung Anggrek, serta satu destinasi tambahan di Ngancar.
Wisatawan yang mempunyai waktu dua hari dapat melanjutkan perjalanan ke Bukit Ongakan, Waduk Siman, atau Candi Penataran. Susun rute secara realistis, periksa kondisi terbaru pada hari keberangkatan, dan jangan mengabaikan peringatan cuaca maupun aktivitas vulkanik.
